Menu
Portal Berita Kebanggaan Makassar

Menparekraf ajak jenama kosmetik bahas kiat sukses berbisnis

  • Share



Jakarta (ANTARA) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno membahas kiat-kiat sukses mengembangkan bisnis di masa pandemi COVID-19 bersama pendiri jenama kosmetik MS Glow.

Dalam Malam Puncak Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (11/12), Sandiaga bersama Pendiri MS Glow, Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari, menjelaskan pelaku ekonomi kreatif perlu menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan bisnisnya. Salah satunya dengan platform-platform digital.

“Kita perlu berkolaborasi dengan (platform digital) yang sudah hadir. Serta kita manfaatkan produk anak-anak bangsa,” kata Sandiaga dikutip dari keterangan resmi, Minggu.

Baca juga: MS Glow luncurkan rangkaian produk skincare anak

Sandiaga menyebutkan, pemerintah ikut berpartisipasi dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan bisnis para pelaku ekonomi kreatif melalui pemanfaatan platform digital. Sehingga, lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif akan semakin terbuka lebar.

“Kita bekerja sama (dengan platform digital) dan kita pastikan kepentingan dan keberpihakan kepada para UMKM lokal yang mendorong produk-produk buatan anak bangsa sehingga akan ada peningkatan peluang untuk penciptaan lapangan kerja. Karena UMKM dan ekonomi kreatif adalah pencipta 20 juta lapangan kerja,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Gilang Widya Pramana selaku co-owner MS Glow mengatakan dalam menjalankan bisnisnya, pelaku ekonomi kreatif perlu menjadi pionir. Diketahui, MS Glow yang didirikan pada 2013 ini telah memanfaatkan platform digital sejak awal mula berdiri.

“Dulu tahun 2013 ketika belum ada orang-orang yang berjualan secara online, kita sudah mulai jualan (online) sebelum ada marketplace. Kemudian kita pionir karena menggunakan jaringan seller, bukan retail. Sekarang jumlah seller MS Glow itu sudah lebih 90 ribu (seller),” kata Gilang.

Sementara, Shandy Purnamasari menambahkan, selain menjadi pionir, para pelaku ekonomi kreatif juga harus memasarkan produk-produk yang telah teruji dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Supaya kita tahu review-nya, supaya kita bisa dapat banyak insight. Jadi kalaupun kita tidak bisa jadi yang pertama, kita bisa jadi yang berbeda dan memberikan value terhadap produk kita,” ungkap Shandy.

Pada kesempatan yang sama, Menparekraf Sandiaga juga memberikan penghargaan terhadap sejumlah pelaku ekonomi kreatif yang menjadi pemenang dalam AKI 2021.

Baca juga: White Cell DNA disebut 6 kali lebih efektif cerahkan kulit

Baca juga: Produk kecantikan berbahan alami kian diminati

Baca juga: Mau tampil segar meski pakai masker? Coba riasan mata

 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021



Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *