Menu
Portal Berita Kebanggaan Makassar

Menkop: Pemerintah senantiasa dukung pelaku usaha dari sisi permodalan

  • Share



Jangan ragu untuk mulai berwirausaha, terlebih generasi muda yang kesempatannya sangat luas

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Teten Masduki mengatakan pemerintah senantiasa berada di samping usaha-usaha kerakyatan untuk mendukung pelaku usaha dari sisi permodalan, manajemen usaha, dan kemudahan mendapatkan legalitas.
“Jangan ragu untuk mulai berwirausaha, terlebih generasi muda yang kesempatannya sangat luas,” kata dia dalam keterangan pers, Jakarta, Jumat.

Adanya Kredit Usaha Rakyat (KUR) disebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam memberikan akses pembiayaan bersuku bunga yang sangat murah dan cepat.

Lebih lanjut, dikatakan bahwa bantuan ini dihadirkan kepada pelaku UMKM yang memiliki prospek berkembang namun belum bankable.

Per 30 November 2021, telah terealisasi Rp263,22 triliun KUR yang telah disalurkan kepada UMKM.

Data menunjukkan penyaluran KUR Super Mikro sebesar Rp9,71 triliun untuk 1.104.917 debitur, KUR Mikro mencapai Rp166,11 triliun disalurkan kepada 5.418.549 debitur, KUR Kecil tercatat Rp87,37 triliun yang diterima 446.730 debitur.

“Penempatan KUR tidak hanya melalui perbankan, namun juga lewat koperasi. Sehingga usaha mikro dan kecil di manapun dapat mengakses KUR tanpa kesulitan, termasuk lewat koperasi,” kata Teten.

Salah satu yang memperoleh bantu KUR melalui koperasi ialah seorang perintis usaha kecil warung kopi bernama Yohanes Yufrik Uni dari Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Seiring permintaan yang semakin meningkat, Yohanes akhirnya memberanikan diri untuk meminjam KUR melalui Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Obor Mas.

Bantuan tersebut dianggap berhasil mengembangkan tempat usahanya dengan penambahan lopo-lopo (semacam saung atau rumah kecil), lalu membeli peralatan dan menambahkan menu yang dijual, serta bertambahnya tenaga kerja.

Karena ia juga membuat lopo-lopo, sebagian orang yang datang sebagai pelanggan disebut tertarik untuk memiliki lopo-lopo.

“Jadi saya tidak hanya membuka usaha makanan, juga perlahan mengembangkan ke pembuatan lopo-lopo,” ucap Yufrik.

Baca juga: Menkop ajak peternak bangun korporatisasi berbasis koperasi

Baca juga: Teten Masduki harapkan lebih banyak lagi pelaku usaha mikro miliki NIB

Baca juga: Upaya tiada henti memperkuat UMKM melalui pendampingan dan pembiayaan


 

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021



Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *