Reaksi Gercep RM BTS sebelum SUGA Bablas Salah Ngomong

Jakarta, Insertlive – 

Bangtan Sonyeondan atau BTS baru saja memberikan dukungan pada sarjana dan pelajar di dunia lewat program BTS Dear Class of 2020. 

Mereka menampilkan tiga lagu, Boy With LuvSpring Day, dan Mikrokosmos.

Lalu, masing-masing member BTS mengucapkan dukungan dan pesan inspiratif untuk para lulusan tahun 2020. 

Aktivasi memberikan semangat kepada penggemar mereka yang masih duduk di bangku sekolah sudah sering dilakukan oleh BTS. 

Salah satu yang cukup menyedot perhatian dan kemungkinan besar masih diingat oleh para penggemar BTS atau ARMY adalah ketika RM, Jin, SUGA, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook menyemangati pelajar Korea Selatan tahun 2018. 

Kala itu, pelajar Korea Selatan bakal mengikuti College Scholastic Ability Test (CSAT) atau Suneung. 

“Ujian CSAT 2019 sudah tiba sekarang,” seru RM yang diikuti dengan tepuk tangan para member lainnya. 

“Akhirnya, CSAT datang juga, aku tak bisa bayangkan betapa sulitnya belajar,” imbuh Jimin. 

Jungkook pun sepakat dengan pernyataan Jimin bahwa belajar itu memang sulit. 

“Betul, kami berharap semua yang kamu persiapkan selama bertahun-tahun membuahkan hasil yang diharapkan,” papar Jin. 

“Banyak-banyak makan salada dan susu,” saran SUGA. 

Masing-masing memberikan anjuran positif untuk pelajar Korea agar mereka mengerjakan ujian dengan baik dan mendapatkan hasil cemerlang.

Tiba-tiba, member kedua tertua BTS tak lain tak bukan SUGA memberikan pernyataan yang sedikit berlawanan. 

“Sebenarnya, kalian tidak selalu mendapatkan nilai bagus, tetapi tetap semangat yah. Harus yakin bisa lancar mengerjakan tes,” beber SUGA. 

RM dan Jimin terlihat kaget dengan pernyataan SUGA. 

“Mungkin, CSAT tidak terlalu penting dalam kehidupan kamu,” ungkapnya. 

Jimin seperti tak bisa lagi menahan tawa mendengar SUGA, sang leader RM pun segera menyelak menyudahi obrolan dengan kembali memberikan saran-saran positif. 

“Yaaa semuanya biasanya udara akan begitu dingin saat CSAT, tapi kami sangat berharap kalian mendapatkan hasil yang menghangatkan hati,” sebut RM dengan nada suara lebih tinggi. 

Reaksi RM ini memang sangat diperlukan untuk menyudahi pernyataan SUGA yang bisa jadi berakhir sebagai kontroversi.

Pasalnya, CSAT merupakan tes masuk perguruan tinggi yang berlangsung selama delapan jam dan sangat penting di Korea Selatan. 

Tak hanya pelajar, seluruh orangtua menggantungkan masa depan kehidupan mereka pada ujian tersebut agar masuk  ke perguruan tinggi bergengsi. 

Pada hari CSAT, negara Korea Selatan mengerahkan semua cara agar pelajar merasa nyaman dan kondusif menjalani tes, beberapa di antaranya adalah pesawat dilarang mendarat di bandara Incheon pada hari ujian, karyawan masuk kantor jam 10 pagi agar tidak memadati lalu lintas sehingga bisa membuat pelajar telat ke lokasi ujian, dan polisi digerakkan untuk berpatroli untuk membantu ujian. 

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *