Menu
Portal Berita Kebanggaan Makassar

Setubuhi Pacar di Kantor Desa, ABG Hanya Divonis 16 Bulan Penjara

  • Share
Ilustrasi (Dok. Radar Bali)

BeritaMakassar.com – Nasib baik masih berpihak bagi Kumbang, 16, (bukan nama sebenarnya).

Anak Baru Gede (ABG) yang juga terdakwa kasus asusila (persetubuhan dengan korban anak dibawah umur) ini akhirnya hanya diganjar dengan hukuman pidana selama 1 tahun dan 4 bulan atau 16 bulan penjara.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Jembrana I Gede Gatot Hariawan, Rabu (29/4) membenarkan dengan vonis yang dijatuhkan bagi terdakwa.

Menurutnya, sesuai amar putusan majelis hakim yang ketuai Haryuning Respanti, vonis yang lebih ringan 14 bulan dari tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan (30 Bulan) itu, karena hakim menilai,terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 81 ayat (2) juncto Pasal 76D Undang Undang Nomor 17 tahun 2016  tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Selain vonis 14 bulan penjara, terdakwa juga diganjar hukuman menjalani pelatihan kerja selama 3 bulan.

“Selama proses persidangan, pelaku anak menjadi tahanan rumah,” tegasnya.

Atas vonis hakim, kata Gatot, pihak Jaksa Penuntut Umum masih menyatakan pikir-pikir. “Kami pikir-pikir,”tukasnya

Seperti diketahui Kumbang harus diadili setelah menyetubuhi pacarnya yang juga masih dibawah umur.

Dijelaskan, kasus persetubuhan yang dilakukan terdakwa terhadap korban terjadi pada tahun 2019 lalu.

Awalnya pada bulan Agustus 2019, anak pelaku menyetubuhi pacarnya, sebut saja namanya Kembang, 12, di kamar mandi salah satu kantor desa.

Kumbang membujuk rayu akan menikahi Kembang jika hamil, akhirnya persetubuhan layaknya orang dewasa terjadi di lantai kamar mandi.

Kemudian kedua kalinya terjadi bulan Desember 2019 di salah satu tempat wisata. Tepatnya di tangga kelima tower air objek wisata di wilayah Kecamatan Melaya, kedua ABG yang dimabuk asmara ini melakukan perbuatan yang dilarang agama dan hukum negara.

Perbuatan kedua ABG tersebut akhirnya terbongkar. Kembang yang mengalami sakit setiap buang air kecil diketahui orang tuanya.

Setelah diinterogasi, akhirnya mengaku telah disentuh Kumbang sebanyak dua kali. Akhirnya melapor ke Polres Jembrana.

Sumber : https://radarbali.jawapos.com/

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *