Menu
Portal Berita Kebanggaan Makassar

Video Patung Dewa Kong Co di Tuban Rontok Viral di FB & WhatsApp, Berdiri 2017 Habiskan Rp 1,5 M

  • Share

BeritaMakassar.com – Video patung Dewa Kong Co di Kabupaten Tuban rontok menyisakan kerangka langsung viral di FB ( Facebook) maupun WhatsApp.

Padahal, umur patung baru 3 tahun, dibangun sejak 2017 dan mengahbiskan dana sekitar Rp 1,5 miliar.

Kini, patung setinggi 30 meter itu tak segagagh sebelumnya. Rontok dan meninggalkan kerangka beton yang masih berdiri tegak.

Patung Dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen berdiri di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban.

Patung yang diklaim terbesar se-Asia Tenggara tersebut rontok pada Kamis (16/4/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Patung Dewa Kong Co saat masih kokoh berdiri di Klenteng Tuban (surya/musahadah)

Tampak dari video amatir yang beredar patung hanya tinggal kerangka.

Saat ini lokasi masuk kelenteng ditutup, menurut keterangan dari pihak keamanan yang berjaga, penutupan ini atas perintah atasan.

Bahkan, petugas polisi pun belum diperkenankan masuk untuk melakukan penyelidikan.

“Pintu masuk kelenteng ditutup, ini perintah atasan,” ucap petugas keamanan kelenteng yang tak menyebut namanya.

Petugas tak boleh masuk

Petugas melarang wartawan dan polisi masuk setelah patung Dewa Kong Co rontok (SURYA.co.id/Mochammad Sudarsono)

Kapolsek Tuban, AKP Geng Wahono di lokasi mengaku mendapat laporan pada pukul 10.00 WIB. Saat itu juga, anggota Polres Tuban bergerak ke sana.

Namun demikian, petugas tidak diperbolehkan masuk ke area lokasi patung runtuh.

Petugas hanya berada di luar kelenteng, karena pagar masuk masih ditutup berdasarkan perintah pengurus.

“Kita tidak boleh masuk, masih ditutup,” ujar Geng.

Kapolsek menambahkan, tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut, hanya material patung saja yang runtuh.

“Korban jiwa nihil,” ungkap perwira pertama tersebut.

Sekadar diketahui, patung tersebut diresmikan tahun 2017 oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Dalam pembangunannya, patung Dewa perang itu menelan biaya sekitar Rp 1,5 miliar.

Kronologi versi saksi

Patung Dewa Kwan Kong Saat masih berdiri tegak (Tribunnews)

Runtuhnya patung Kong Co mengangetkan warga sekitar.

“Ada seperti suara angin, tiba-tiba langsung (brughhh, benda jatuh) seperti pesawat jatuh,” kata Endang (59), warga Kelurahan Latsari, Tuban, saat menceritakan bangunan patung Kong Co runtuh.

Saksi lain, Jaman (55) juga mnegatakan, saat itu memang tidak ada tanda apa-apa, patung dewa tiba-tiba saja runtuh.

Meski demikian, material patung yang runtuh tidak sampai menimpa pemukiman warga sekitar.

“Patung runtuh di dalam Kelenteng saja, tidak sampai menimpa rumah warga,” pungkas warga yang tinggal di belakang Kelenteng.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Kelenteng Kwan Sing Bio atas patung runtuh tersebut. Upaya konfirmasi dilakukan dengan menelfon Ketua Penilik TITD Kwan Sing Bio, Alim Sugiantoro, namun belum mendapat respon.

Kapolsek Tuban, AKP Geng Wahono menyatakan, pihaknya mendapat laporan patung runtuh pukul 10.00 WIB, lalu langsung mendatangi lokasi,

Namun demikian, petugas tidak diperbolehkan masuk ke area lokasi patung runtuh.

“Masih belum boleh masuk, kita mengamankan area luar dulu,” ucap Kapolsek.

Sekadar diketahui, patung tersebut diresmikan tahun 2017 oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Dalam pembangunannya, patung Dewa perang itu menelan biaya sekitar Rp 1,5 miliar.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Video Patung Dewa Kong Co di Tuban Rontok Viral di FB & WhatsApp, Berdiri 2017 Habiskan Rp 1,5 M

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *