Menu
Portal Berita Kebanggaan Makassar

Aksi Arogan Pria Mengaku Kerja di Mabes Polri, Ngamuk Saat Diminta Pakai Masker dan Tantang Berkelahi Warga Paruh Baya

  • Share

Pemerintah di sejumlah daerah di Indonesia telah mengimbau kepada masyarakat agar memakai masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain.

Imbauan tersebut dikeluarkan pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran pandemi virus Corona atau COVID-19 yang saat ini tengah melanda seluruh provinsi di Tanah Air.

Namun, nyatanya imbauan itu sepertinya belum diindahkan oleh sebagian warga.

Hal itu terlihat dalam sebuah video yang saat ini tengah viral di media sosial, Selasa, 14 April 2020.

Dari video yang beredar, nampak seorang pria marah-marah dan emosi kepada warga di sebuah kompleks perumahan.

Pria dalam video itu disebutkan tak terima ditegur warga karena tidak memakai masker saat hendak masuk ke perumahan tersebut.

Lebih parahnya lagi, bahkan pria yang mengenakan pakaian olahraga berbaju biru ini menantang warga di kompleks perumahan itu untuk berkelahi.

Pria tersebut malah menendang seorang warga pria paruh baya yang menegurnya, dan menantang pria paruh baya itu untuk berkelahi.

Terdengar dalam video, pria itu mengaku sebagai aparat dan bertugas di Mabes Polri.

“Ayo, kawan saya juga banyak yang jadi perwira,” teriak laki-laki itu.

Sementara pihak security kompleks dan beberapa warga berusaha melerai pertengkaran tersebut.

“Kalau bukan orangtua, udah kusikat,” ucapnya dengan nada tinggi.

Video yang memperlihatkan ulah pria ngamuk-ngamuk tersebut dibagikan oleh akun @lambe_turah, pada Selasa (14/3/2020).

Dalam unggahan tersebut, juga terdapat klarifikasi dari seseorang yang merupakan anak dari pria paruh baya yang menegur si pria ngamuk-ngamuk tersebut.

Berdasarkan pengakuannya, peristiwa tersebut terjadi di Kompleks Taman Rezeki Cibinong, Kabupaten Bogor pada Minggu 12 April 2020, pada pukul 10.15 WIB.

“Jadi orang kaos biru ini ngeyel masuk area kompleks tidak pake masker, cuman ditenteng-tenteng maskernya, ditegur sama security ngeyel, ditegur langsung sama bapak gua (selaku pengurus komplek) eh kok malah nyolot cari perkara,”

“Ngaku kerja di Mabes, tapi tidak tau aturan, harusnya kalau memang betul aparat kasih contoh yang baik ke masyarakat, bukan malah sok jago,”

“Segala nantangin mau nonjok dll, dikasih tau yang baik kok ngeyel & ngoto??? masnya gabisa bahasa indonesia kah? gabisa beretika kah? gak malu kah?” ujarnya.

Menurut klarifikasi yang dibeberkan, pria yang mengamuk tersebut sampai sekarang juga belum kembali, dan belum meminta maaf.

Aksi tak terpuji tersebut tidak sepatutnya dilakukan oleh pria ini.

Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19 seluruh masyarakat hendaknya saling mengingatkan satu sama lain demi kebaikan bersama, termasuk menyampaikan pentingnya memakai masker saat keluar rumah. (*)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *