Categories: PolitikSulsel

Soal Intervensi Alokasi Anggaran Perjalanan Luar Negeri TGUPP, NA : Saya Tidak Begitu Tahu

BERITAMAKASSAR.com — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) memenuhi panggilan Pansus Hak Angket Dewan sebagai terperiksa dalam sidang Hak Angket yang dilakukan di Gedung Tower DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (1/8/2019).

Kali ini, Pansus Hak angket kembali membahas soal perjalanan dinas luar negeri ke Jepang Tim Gubernur Untuk Percepatan Permbangunan (TGUPP) dalam agenda pemeriksaan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, pada jumat (1/8/2019) lalu.

Pihak Pansus mempermasalahkan Perjalanan Luar Negeri Staf Khusus Gubernur dan TGUPP dengan alasan adanya pelanggaran administrasi izin luar negeri dari Kemendagri (Kementrian Dalam Negeri), kedua penggunaan post anggaran yang tidak seusai dalam APBD 2019. Sehingga, terindikasi ada pelanggaran.

Selain itu, Pansus Hak Angket menyoroti pengakuan mantan Kepala Umum dan Perlengkapan Sulsel Muhammad Hatta terkait adanya intervensi Nurdin Abdullah untuk memuluskan pejalanan luar negeri staf khusus dan TGUPP tersebut.

Menanggapi tudingan Hatta, Nurdin, mengaku tidak tahu-menahu jika perjalanan luar negeri TGUPP tidak ada dalam post anggaran. Soal intervensi kepada mantan kepala Biro Umum dan Perlengkapan supaya mengalokasikan anggaran perjalanan luar negeri 6 orang TGUPP pun diakuinya sudah lupa.

“Saya mohon maaf saya tidak begitu tahu. Kalau bermasalah pasti jadi temuan BPK. (Soal instruksi ke pak Hatta, red) Saya lupa pak. Saya tidak pernah perintahkan hal-hal begitu. Saya tidak pernah berikan instruksi seperti itu,” ucapnya.

Sebelumnya, Mantan Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Setda Sulsel Muhammad Hatta membeberkan tidak mau membiayai perjalanan dinas staf khusus Gubernur dan TGUPP, mengingat aturan yang ada pembiayaan perjalanan dinas hanya dibebankan kepada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

“Saya sudah sampaikan bahwa kami bisa biayai ini hanya kepala daerah dan wakilnya. Karena nomenklatur khusus kepala daerah, Namun katanya permintaan pak gubernur tetap biayai. Saya bertahan sampai H-1 pemberangkatan. Jam 11.30 malam saya di panggil ke Rujab diminta Gubernur fasilitasi, besoknya saya tindak lanjuti,” ungkap Hatta pada sidang Hak Angket Dewan beberapa waktu lalu.

Penulis : Jahir Majid
Editor : Wardi

Jahir Majid

Muh. Jahir Majid, akrab di panggil Jahir. Seorang jomblo yang Kesehariannya hanya dihabiskan untuk menulis naskah berita dan hobi bermain futsal. Aktif menjadi kontributor BeritaMakassar.com sejak juli 2019. Hubungi saya via facebook dan follow di instagram @jahir_el_comandante

Recent Posts

Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia Ramaikan Konferensi Biogas Asia Pasifik

BERITAMAKASSAR.com -- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyelenggarakan Biogas Asia Pacific Forum 2019 selama dua hari, Selasa dan Rabu, 26-27…

1 week ago

Jum’at Berkah, 200 Nasi Kuning Gratis Habis dalam waktu setengah Jam

BERITAMAKASSAR.com -- Kuliner Paccerakang setiap jum'at rutin melakukan kegiatan Sosial berupa pembagian Nasi Kuning Gratis di jalan poros Paccerakang. Pada…

3 weeks ago

IDI Cabang Gowa Gelar Bakti Sosial di Pesantren Darul Istiqomah Timbuseng

BERITAMAKASSAR.com -- Dalam rangka memperingati Hari Bakti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke-69, IDI cabang Gowa menggelar bakti sosial di Pesantren…

3 weeks ago

PSM Makassar Kembali Menelan Hasil Minor Saat Tandang

BERITAMAKASSAR.com -- PSM Makassar kembali meraih hasil minor saat melakoni laga tandang melawan Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Palangka…

4 weeks ago

PSM Makassar Targetkan Pecah Telur di Stadion Tuah Pahoe

BERITAMAKASSAR.com -- PSM Makassar dijadwalkan menghadapi Kalteng Putra dalam laga tunda pekan ke-10 Shopee Liga 1 2019  di Stadion Tuah Pahoe, Kota…

4 weeks ago

PSM Berhasil Memetik Kemenangan Atas Tamunya Kalteng Putra

BERITAMAKASSAR.com -- PSM Makassar berhasil meraih tiga poin penting dengan mengalahkan Kalteng Putera 2-1 pada laga pekan ke-27 Shopee Liga 1…

1 month ago